Bisnis Kafe Ala Penikmat Senja Untuk Resolusi Bisnis 2019

January 31, 2019

Kalian kalau lagi geser-geser timeline Instagram pasti pernah nemu foto dengan pemandangan senja (sering kali demikian) berisi puisi atau sajak. Kalau nggak gitu berupa tulisan tangan yang isinya masih sajak atau kalimat-kalimat indah yang temanya nggak jauh-jauh dari senja, hujan, kopi, dan cinta dengan angle dan filter seaestetik mungkin. Biasanya foto-foto demikian diunggah dari akun seorang novelis atau akun yang mengatasnamakan dirinya sebagai penikmat senja, penikmat kopi, penikmat hujan, dan seabrek penikmat lainnya.

Dari situ aku dapat ide buat bikin bisnis kafe. Berkonsep penikmat senja. Gambaran sederhananya berupa kafe minimalis dengan dinding tipografi super ciamik dan interior bernuansa local vintage.

Sumber: pinterest.com
Kenapa bisnis kafe? Kenapa kok nggak bisnis lainnya? Karena yang pertama aku suka makan; kedua, di kampung halamanku kafe masih lumayan sedikit; ketiga, dari dulu aku pengin punya usaha rumah makan berupa kafe. 

Ada 4 hal yang harus dipersiapkan matang-matang sebelum memulai bisnis:
  1. Menganalisa jenis usaha yang terkait.
  2. Merencanakan bisnis dengan menyusun konsep yang sesuai.
  3. Persiapkan modal.
  4. Menjadikan usaha diakui hukum.
  5. Memperluas networking.
Aku sudah melakukan nomor satu dan dua. Nomor tiga masih dalam tahap proses. 

Kafe dengan konsep vintage dan dinding penuh tipografi inspiratif memang sudah mainstream, tapi aku punya beberapa ide supaya konsep yang aku pakai sedikit beda.

Sumber: thecafecrawler.blogspot.com
Jadi, gambaran lengkapnya begini: sebuah kafe minimalis dibangun dari kayu berlantai ubin dengan lokasi agak jauh dari jalan besar super padat, dekat area persawahan. Bagian belakang kafe dibuat teras terbuka menghadap persawahan karena konsepnya adalah penikmat senja. Bukankah memandangi sawah tatkala senja dapat memberi ketenangan tersendiri? Kemudian dinding kafe dari kayu dicat putih dengan beberapa tulisan tipografi. Beberapa saja, tentu bagian teras belakang, tengah, dan teras depan harus ada tipografi.

Interior berkonsep local vintage seperti foto di atas untuk bagian meja dan kursinya. Teruntuk meja dan kursi, aku menginginkan dicat senada dengan dinding. Lantas pada mejanya diberi sentuhan tipografi. 

Interior lainnya yakni lemari, radio zaman dulu, bermacam lukisan mungil sebagai hiasan dinding.

Sumber: gumtree.com
Buat menu kafenya, aku sudah pikirkan masak-masak. Di mana-mana orang Indonesia nggak akan ngerasa kenyang kalau nggak makan nasi, maka dari itu gambaran awal menu yang aku sediakan buat bisnis masa depanku ini yakni: nasi goreng, gado-gado, rujak, ketoprak, nasi tempe penyet, nasi liwet, nasi pecel. Menu minuman antara lain: berbagai macam minuman kesukaan anak milenial serta generasi sebelumnya dan untuk snack aneka jajanan pasar.

Sumber: steemit.com
Ngomong-ngomong, pada era milenial yang canggih sekaligus serba digital seperti sekarang, membangun usaha tentu menjadi lebih mudah. Salah satunya dengan Ralali.com, B2B marketplace Indonesia yang menyediakan berbagai produk buat kebutuhan bisnis kamu.

Kenapa Ralali.com? Kenapa kok nggak situs lainnya? Karena Ralali.com menyediakan berbagai kategori yang bisa dibilang lengkap buat mendukung bisnis kamu ke depannya dengan harga grosir murah dan negotiable.


Contohnya ini nih, aku butuh banget lemari kayu untuk bagian dapur bisnis kafe masa depanku. Di Ralali.com aku langsung menemukan yang klop sesuai angan-anganku selama ini.


Ralali.com bisa menjadi solusi yang dapat membantu mewujudkan resolusi bisnis kamu. Ralali.com merupakan tempat belanja grosir online, solusi yang cocok bagi siapa saja yang mau memulai usaha atau pelaku usaha dalam menyuplai beragam kebutuhan usaha secara mudah dari berbagai supplier terpercaya. Jangan lupa untuk sign up terlebih dahulu sebelum menggunakan Ralali.com. Dengan Ralali.com bisnis dapat berjalan lancar!

You Might Also Like

0 komentar

Follow by Email

Contact Form

Name

Email *

Message *