Pesan Ibu

December 29, 2018

Sedari kecil aku orangnya bandel, dahulu sering banget iseng melakukan sesuatu. Beranjak dewasa tentu saja lumayan berkurang bandelnya. 


Kali ini, Jasmine Elektrik bikin event hari ibu bertajuk #JasmineElektrikCeritaIBU: pesan apa saja dari ibu yang selama ini kamu ingat. Meskipun hari ibu sudah lewat, kasih sayang ibu tak terbantahkan waktu. Ibuku merupakan seorang ibu rumah tangga sekaligus perawat di suatu puskesmas di Kabupaten Trenggalek. Ibu selalu rajin ngasih nasihat ke aku mulai dari di situasi yang biasa sampai situasi saat ibu marah-marah ke aku. Dan dari semua nasihat itu ada lima nasihat yang selalu kuingat sampai sekarang. Berikut lima pesan dari ibu yang kuingat dan kujalankan sampai saat ini.

1. "Kamu harus bisa jaga diri."

Ini kalimat rutin yang selalu ibu lontarkan tiap kali aku mau balik ke perantauan. Waktu aku pamit sama ibu, ibu selalu melontarkan kalimat itu. Kemudian dia bilang kalimat yang sama  kedua kalinya tatkala mesin motor kunyalakan.

2. "Kamu jangan pacaran, jadilah orang sukses terlebih dahulu."

Kalimat di atas juga sama. Biasanya dilontarkan saat aku balik ke kota rantau. Pertama kali ibu memberi pesan ini sewaktu aku duduk di bangku SMA tingkat akhir. Pada bangku SMA tingkat akhir itulah ibu sering sekali mengatakan kalimat itu, entah saat aku sedang menonton televisi, main ponsel, ataupun mengerjakan tugas sekolah.

Terkadang kalimatnya panjang dan lengkap seperti: "Kamu jangan pacaran, jadilah orang sukses terlebih dahulu. Kalau kamu sukses, laki-laki yang serius akan datang dengan sendirinya." Pesan yang sampai sekarang kupercaya kalau tiba-tiba kepikiran masalah jodoh.

Nomor satu dan dua kurang lebih sama, ibu memang paling khawatir kalau aku terjatuh di lembah pergaulan yang tidak baik. 

3. "Jadi perempuan itu nggak boleh jorok, harus resikan."

Resikan di sini mengandung arti kurang lebih harus selalu bisa jaga kebersihan. Biasanya ibu ngomong kalimat ini di situasi marah-marah atau kecewa. Hal yang lumrah karena kondisinya memang benar, aku melakukan hal (secara sengaja atau tidak) menurut ibu jorok. Contoh sederhananya seperti aku malas mandi sore, malas membersihkan kamar tidur, dan sebagainya.

4. "Semua barang harus kembali ke asal!"

Ini kalimat andalan ibu dari zaman aku kanak-kanak sampai kuliah, ibu terlampau sering mengatakan pesan ini, apalagi kalau banyak barang berantakan dan tidak kembali ke tempatnya.

Pernah suatu ketika ibu kebingungan mencari sisir, biasanya sisir tergantung di samping cermin kamar tidur. Akan tetapi, sisir itu tidak ada. Ibu pun langsung tanya ke aku sebab aku yang terakhir pakai. Dikarenakan aku gampang lupa, aku pun cuma menggeleng. Dan setelah dicari-cari, ternyata sisir tersebut tergeletak di atas lemari dapur. Tentu saja ibu langsung ngomel kepadaku, mengatakan pesan yang sama persis di poin nomor empat itu.

5. "Bensin jangan lupa selalu dicek!"

Kalimat andalan ibu yang terakhir. Paling sering dilontarkan tatkala di situasi ibu memergoki bensin motorku yang hampir habis, mau berangkat beli barang di kota, mau berangkat sekolah, dan mau berangkat balik ke kota rantau.

Untuk sekarang ini poin nomor satu dan dua yang paling sering beliau katakan ke aku. Sebagai pengingat karena aku sekarang dalam kondisi jauh dari orang tua.

Itulah #JasmineElektrikCeritaIbu versi aku. Walaupun hari ibu sudah berakhir, walaupun ibu sering banget ngomel, walaupun ibu orangnya cerewet, kasih sayang ibu tetap sepanjang masa kepada anaknya dan tanpa syarat.

You Might Also Like

0 komentar

Follow by Email

Contact Form

Name

Email *

Message *