Mencicipi Donat Mal

December 28, 2018

Lagi pengin banget makan donat, mumpung lagi di mal dan kebetulan ada orang jualan donat (lumayan) murah, jadi kubeli. Lumayan murah. Tenang, karena aku bokek tulisan ini nggak bakal mengandung donat macam Dunkin' atau Mokko. 

Fotonya agak blur karena ponsel kesenggol orang lewat.
Aku beli donat lima dengan rincian donat bertabur meses cokelat, donat tabur bubuk Oreo, donat taburan bubuk gula, dan lelehan hazelnut.dengan harga sudah tertera dalam foto sebagai berikut. Fokus pada harga yang tercantum pada bagian kanan.

Senyum dari pegawainya.
Aku pun turun ke lantai paling bawah, membayar parkir, kemudian pulang. Karena aku naik motor, donat-donat dalam foto yang tercantum di bawah sudah tidak seindah tatkala di mal tadi. Topping-nya sebagian besar sudah hancur! Huhu.

Topping-nya hancur!
Lumayan bikin ngiler.
Tergigit!
Ukuran donatnya memang kecil, ulet pula ketika digigit. Iya benar, ulet. Dua puluh persen ulet. Apa karena efek terlalu lama dipajang di etalase ya? Akan tetapi, rasanya pas gitu di lidah. Rasa meses cokelat-nya pas nggak kemanisan, yang lain juga sama. Yang paling aku favoritkan itu yang bubuk Oreo. Sebenarnya aku nggak tau itu betul-betul bubuk Oreo atau bukan, tapi karena bubuknya mirip jadi kusebut begitu.

Dan kesemua rasanya sama saja dengan donat-donat Dunkin', J.CO, dan Mokko. Nggak ada yang spesial kecuali harga donat yang kumakan ini lebih murah dari tiga brand itu.

You Might Also Like

0 komentar

Follow by Email

Contact Form

Name

Email *

Message *