Kesibukan Menjelang Hari Libur

December 26, 2018

Pada Sabtu, 23 Desember dan Selasa, 25 Desember kemarin ada event menarik dan berlimpah ilmu di Kota Kediri. Apa itu? Indonesia Mendongeng 6! Sebuah acara silaturahmi akbar santri TPQ. Acara ini dinaungi oleh sejumlah lembaga, salah satunya Rumah Zakat Kediri. Rumah Zakat Kediri merupakan tempat di mana aku menjadi relawan. Karena tertarik dengan acara tersebut, aku pun langsung ngikut jadi panitia. Aku masuk panitia konsumsi.
Setelah acara selesai.
Brosur acara. Ada drama musikal juga lho. Aku pula ikut drama musikal itu, tepatnya jadi nenek pembawa kayu bakar. 
This is my fist time becoming (a seriously) event crew/committe! Sebelumnya, aku nggak pernah serius jadi panitia. Waktu SMP saat jadi panitia OSIS pun aku nggak ngapa-ngapain. SMA juga sama. Kala panitia SMA kerjaanku cuma mendesain banner dan semacamnya, ngerjainnya juga nggak terlalu serius. Di event ini aku benar-benar serius ngerjainnya. Walau begitu aku masih bisa santai juga, sedangkan teman-teman yang lain pada lembur demi suksesnya acara ini. Salut buat kawan-kawan semua!

Ada beberapa kendala menjelang hari dilaksanakannya event, seperti telatnya konsumsi, berubahnya rundown yang mendadak, dan sebagainya. Alhamdulillah, pada akhirnya berjalan lancar dari awal sampai akhir.

Semangat-semangat.
Origami burung, salah satu origami terseulit. Sampai sekarang aku belum bisa bikinnya.

Bersatu pekerjaan kita selesai.
Foto-foto di atas merupakan sekelumit kesibukan kawan-kawan relawan.

Sambutan wali kota.
Sebelum memasuki drama musikal, ada dongeng pembuka terlebih dahulu. 

Drama musikal sendiri menceritakan tentang Ande-Ande Lumut. Eits! Dengan sedikit perubahan tentunya. 

Sinopsisnya kurang lebih begini; alkisah rakyat Kerajaan Kediri suka buang sampah sembarangan, lalu suatu hari datang Yuyu Kangkang, penunggu Sungai Brantas, membawa air bah kedaratan membikin banjir memisahkan pangeran dan adiknya. Pangeran berhasil selamat dari banjir, ia lalu menyamar menjadi Ande-Ande Lumut. Dalam penyamarannya itu, ia berjuang mencari adiknya, Putri Candra Kirana, yang hilang terbawa air bah.

Drama musikal yang kami buat bertujuan mengedukasi adik-adik untuk tidak membuang sampah sembarangan sekaligus mengedukasi mengenai bencana alam banjir.

Drama musikal.
Ada games berhadiah juga. Aku waktu games kalau nggak salah pulang sebentar ke kos karena mau ganti baju (aku lupa bawa baju ganti waktu itu), jadi nggak lihat secara langsung bagaimana keseruannya.

Keseruan adik-adik bermain games,
Dari semua sesi acara, lomba final hapalan Al-Qur'an yang membuatku terkagum-kagum. Para bocah cilik itu sudah hapal ayat-ayat Al-Qur'an, sedangkan aku? Hanya sebagian surat saja yang kuhapal di luar kepala.

Salah satu finalis.
Para bocah cilik ini benar-benar calon penghuni surga.
Penyerahan sertifikat dan hadiah.
Acara selesai sekitar jam setengah dua belas siang. Setelah orang-orang meninggalkan tempat, kami pun membereskan semuanya, kemudian melakukan evaluasi.

Sebuah acara yang menyenangkan dan penuh manfaat. Kuharap tahun depan Indonesia Mendongeng hadir kembali di Kota Kediri. 


You Might Also Like

0 komentar

Follow by Email

Contact Form

Name

Email *

Message *