Tak Mudah Goyah Oleh Godaan yang Menyesatkan

November 10, 2018

Entah mengapa Abu Al-Sayyarah sangat resah dan gelisah setiap kali melihat istri Abu Jundub. Betapa ia sangat terpikat oleh kecantikan dan kejelitaan perempuan yang satu itu. Malah, dalam suatu kesempatan, dan tak lagi kuasa mengendalikan diri, Abu Al-Sayyarah berusaha merayu istri Abu Jundub dan mengajaknya berselingkuh. Namun, istri Abu Jundub menolak keras ajakan itu dan berucap ketus kepadanya.
Sumber: freepik.com

"Wahai Abu Al-Sayyarah! Jangan engkau lakukan hal itu. Sungguh, jikalau Abu Jundub tahu perbuatanmu, tentu ia akan membunuhmu!"
Walau mendapat peringatan keras demikian, Abu Al-Sayyarah ternyata tak mengubah perilaku dan sikapnya yang suka menggoda istri Abu Jundub. Oleh sebab itu, istri Abu Jundub akhirnya mengeluhkan tindakan Abu Al-Sayyarah yang senantiasa berusaha menggodanya kepada saudara lelaki Abu Jundub. Menerima keluhan demikian, ia langsung menemui Abu Al-Sayyarah dan menegurnya. Namun, Abu Al-Sayyarah malah kian tak terkendali.
Akhirnya, istri Abu Jundub terpaksa menuturkan hal itu kepada suaminya. Mendengar pengaduan istrinya tersebut, sejatinya Abu Jundub ingin melabrak langsung Abu Al-Sayyarah. Akan tetapi, selepas merenung beberapa lama, ia akhirnya berucap pada istrinya, "Kalau begitu, aku akan berpamitan kepada keluargaku bahwa aku akan pergi ke tempat penggembalaan ternak kita beberapa lama. Tapi, bila malam tiba, aku akan masuk ke rumah diam-diam dan bersembunyi di dalam rumah. Bila Abu Al-Sayyarah datang menemuimu, suruhlah ia masuk ke rumah."
Abu Jundub pun benar-benar melaksanakan rancangannya itu. Benar, seperti diperkirakan Abu Jundub, Abu Al-Sayyarah datang. Tahu kedatangan Abu Al-Sayyarah, istri Abu Jundub pun pura-pura menggiling biji-biji gandum di belakang rumahnya. Ketika Abu Al-Sayyarah mencoba merayunya, istri Abu Jundub pun berucap lantang kepadanya, "Celaka engkau! Mengapa engkau mengajakku berselingkuh, sedangkan aku sekali pun tak pernah punya keinginan seperti itu!"
"Aku tak tahan untuk tak merayu setiap kali melihatmu!"
Akhirnya, istri Abu Jundub berpura-pura menyetujui ajakan Abu Al-Sayyarah dan berucap kepada lelaki penggoda istri orang itu, "Kalau begitu, masuklah ke rumah. Aku akan bersiap-siap terlebih dahulu untuk memenuhi ajakanmu!"
Begitu Abu Al-Sayyarah masuk kedalam rumah, Abu Jundub pun keluar dari persembunyiannya dan langsung mengunci pintu rumah. Ia kemudian meringkus Abu Al-Sayyarah hingga tak berkutik. Sedangkan istrinya lari menuju rumah saudara lelaki Abu Jundub dan berteriak, "Cepat, selamatkan Abu Al-Sayyarah! Abu Jundub pasti akan membunuhnya!"
Saudara lelaki Abu Jundub segera datang dan meminta dengan sangat supaya Abu Jundub tak membunuh Abu Al-Sayyarah. Selepas itu, ia meninggalkan Abu Jundub yang sedang memukuli Abu Al-Sayyarah, Abu Jundub kemudian membawa Abu Al-Sayyarah keluar rumah dan melemparkannya di jalan yang biasa dilalui kafilah dalam keadaan terluka parah. Dan, setiap kali Abu Al-Sayyarah ditanya orang tentang luka yang menimpa dirinya, ia senantiasa menjawab, "Aku terjatuh dari unta muda hingga tubuhku terluka parah."
Segera kejadian itu sampai ke telinga Umar bin Khattab. San khalifah pun lantas memanggil Abu Jundub dan istrinya, lantas menanyakan duduk persoalan yang sebenarnya kepada mereka. Selepas mendengar cerita Abu Jundub dan istrinya, sang khalifah pun menjatuhkan hukuman dera terhadap Abu Al-Sayyarah dan membatalkan tuntutan kompensasi luka-luka yang dijalaninya karena dipukuli Abu Jundub.

Sumber: Kado Cinta Untuk Muslimah karya Ahmad Rofi' Usmani

You Might Also Like

1 komentar

  1. Pemilihan templatenya bagus. Dilihat dari HP saya kira pakai wordpress. Mampir gan ke gubuk saya di MasAping.blogspot.com

    ReplyDelete

Follow by Email

Contact Form

Name

Email *

Message *