Pentingnya Pengawasan Media Sosial Terhadap Anak

November 26, 2018


Sumber: freepik.com
Zaman makin berkembang, dahulu sewaktu aku masih kecil (awal tahun 2000) jarang sekali anak-anak memiliki gadget secanggih sekarang. Mereka hanya dibekali ponsel yang layarnya tidak berwarna dan cuma bisa untuk menghubungi orang tua mereka. Perkembangan teknologi ibarat kilatan petir. Sangat cepat. Zaman sekarang banyak ditemui anak-anak yang belum genap tiga belas tahun mempunyai ponsel seri terbaru yang sangat canggih.

Perkembangan teknologi tak bisa dilawan, salah satu akibat perkembangan teknologi yakni maraknya penggunaan media sosial. Dari anak-anak sampai usia tua hampir memilikinya.

Tak masalah anak mempunyai media sosial, namun sebagai orang tua wajib untuk mengawasi dampak perkembangan teknologi tersebut pada anak.

Kapan anak boleh memiiki media sosial?

Tak ada patokan usia khusus kapan anak pantas memiliki media sosial, namun ada beberapa hal yang harus dipertimbangan saat anak ingin terlibat dalam jejaring sosial seperti pola pikir yang belum matang dan pengaruh negatif dari media sosial. 

Perhatikan apakah anak sudah benar-benar siap dan bertanggung jawab. Sebagian besar anak yang berusia belia belum memiliki pola pikir matang. Mereka belum betul-betul paham bahwa setiap tindak-tanduk manusia pasti ada konsekuensinya tersendiri, termasuk di dunia maya.

Bagaimana mengawasi anak yang terlibat dengan media sosial?

Peran orang tua sangat penting di sini. Awasi anak ketika membuka akun media sosialnya. Terangkan fungsi media sosial tersebut, jawab pertanyaan anak apabila mereka bertanya.

Pada pengaturan browser ada semacam privacy setting yang dapat mengatur akses internet ke media sosial anak menjadi lebih ketat. Tergantung browser yang kamu gunakan, kamu dapat menyesuaikan pengaturan situs-situs, cookies, cache, dan sebagainya.

Gunakan filter software, ada sejumlah perangkat lunak yang bisa kamu gunakan untuk memonitor penggunaan internet anak.m Beberapa bahkan dapat memberitahukan keyword yang anak gunakan saat berselancar di internet. Program seperti Net Nanny atau PureSight PC bisa jadi pilihan software tersebut.

Buat aturan tegas.

Kadang kala anak lupa waktu ketika sudah asyik dengan jejaring sosialnya. Buatlah jadwal penggunaan media sosial dan terapkan konsekuesi apabila anak bermain lebih dari waktu yang ditentukan. Batasi penggunaan media sosial, paling tidak gunakan media sosial satu setengah jam atau dua jam perhari, selebihnya bimbing anak untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat.

Media sosial tidak selamanya buruk, penggunaan media sosial yang terkontrol tentu dapat memberi dampak baik. Akan tetapi, penggunaan media sosial yang berlebihan memungkinkan perkembangan depresi, insomnia, dan membentuk perilaku antisosial.

You Might Also Like

0 komentar

Follow by Email

Contact Form

Name

Email *

Message *