5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Wanita Tanpa Disadari

October 09, 2018

Dalam beberapa hadis, Rasulullah Saw. telah memberikan peringatan, khususnya kepada kaum wanita, bahwa sebagian besar penghuni neraka adalah kaum wanita.
Berikut penulis rangkum 5 kesalahan yang sering dilakukan wanita tanpa mereka sadari, yakni sebagai berikut:
Pertama, sering memamerkan diri yang dilarang.

Sumber: pexels.com
Yang dimaksud dengan memamerkan diri (tabarruj) yang dilarang di sini adalah menampakkan sesuatu yang sepatutnya ditutupi. Allah Swt. telah memerintahkan kepada wanita agar menahan pandangan mereka dan tidak menampakkan perhiasan yang mereka pakai, kecuali di hadapam mahram mereka.
"Katakanlah kepada wanita yang beriman agar mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya (aurat), kecuali yang (biasa) tampak darinya. Dan hendaklah mereka menutup kain kerudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya) kecuali kepada suami mereka..." (QS. An-Nur: 31)
Menurut ayat ini, seorang muslimah tidak boleh menampakkan perhiasannya, kecuali perhiasan yang memang tidak mungkin untuk disembunyikan. Selain itu, ia wajib untuk ditutupi. Ayat ini juga membolehkan wanita untuk menampakkan perhiasanya kepada mahram mereka.
Kedua, menyambung rambut atau minta disambungkan (memakai rambut palsu).
Rasulullah Saw. dengan jelas melarang seorang wanita memakai rambut palsu. Dari Asma' Ra. bahwasanya seorang wanita telah bertanya kepada Rasulullah Saw., ia berkata. "Wahai Rasululah, sesungguhnya putriku terkena sejenis penyakit pada kulitnya sehingga rambutnya rontok dan kini aku akan menyemirkannya, apakah boleh aku sambung rambutnya?"

Beliau menjawab, "Allah melaknat wanita yang menyambung rambut dan yang disambungkan."
Ketiga, durhaka kepada suami.
Durhaka kepada suami adalah menolak untuk melakukan apa yang diminta oleh suami (selama hal itu dalam kebaikan). Adalah kewajiban istri untuk melaksanakan perintah suaminya selama itu dalam rangka ketaan kepada Allah.
Keempat, keluar rumah dengan memakai wewangian yang berlebihan.
Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah bersabda, "Wanita siapa saja yang memakai wangi-wangian, maka janganlah salat terakhir bersama kami." (HR. Muslim)
Kalau wanita hendak memakai parfum, sebaiknya ia pilih parfum yang tidak terlalu menyengat. Cukup sekadar untuk menghilangkan bau badan dari tubuhnya. Sebab, menghilangkan bau badan pun dinilai sebagai perbuatan terpuji.
Kelima, lebih senang melakukan perbuatan dan perkataan maksiat dan sia-sia (laghwu).
Wanita suka sekali ngerumpi dan sudah menjadi rahasia umum jika (kebanyakan) yang dibicarakan itu adalah isu-isu dan gosip seputar masalah rumah tangga, perselingkuhan, dan kabar-kabar angin yang belum tentu jelas ujung pangkalnya. Padahal, perbuatan tersebut merupakan perkataan maksiat, termasuk perbuatan ghibah, dan perbuatan laghwu atau sia-sia.
Pernah suatu ketika Rasulullah Saw. keluar untuk melaksanakan salat subuh di masjid, sedangkan seorang wanita bernama Juwairiyyah binti Al-Harits sudah duduk di masjid. Kemudian, setelah Rasulullah Saw. pulang, Juwairiyyah masih tetap duduk di sana. Beliau lantas bertanya, "Sejak tadi engkau tetap duduk begitu belum beranjak?" Ia menjawab, "Benar." Kemudian, Rasulullah Saw. menganjurkan dia untuk membaca beberapa kalimat tasbih.
Perhatikan, Rasulullah Saw. menganjurkan agar seseorang tidak sekedar duduk bengong tanpa satu amalan apa pun. Sebab hidup begitu singkat dan mengerjakan perbuatan laghwu termasuk upaya menyia-nyiakan waktu yang singkat tersebut.


Sumber asli berasal dari buku Wanita yang Dirindukan Surga karya M. Fauzi Rachman

You Might Also Like

0 komentar

Follow by Email

Contact Form

Name

Email *

Message *